Beranda Tentang Kami
Mengenal Kami

Yayasan Syaikh
Muhammad Zainuddin
Nahdlatul Wathan

Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah

Terpadu dalam Iman, Unggul dalam Ilmu, Mandiri dalam Amal.
2012
Tahun Berdiri
4
Unit Pendidikan
2
Poros Keilmuan
3
Simbol Wasiat Guru
Siapa Kami

Profil Singkat Yayasan

Yayasan Syaikh Muhammad Zainuddin Nahdlatul Wathan adalah lembaga keagamaan yang bergerak di bidang pendidikan, sosial, dan dakwah, berlokasi di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Didirikan pada tahun 2012 oleh Ayahanda Tuan Guru Haji Syamsuddin, M.Ag. (Alm), yayasan ini hadir sebagai wujud nyata cinta seorang murid kepada guru-gurunya dan tanggung jawab mendalam terhadap umat. Pesantren ini bukan lahir dari ambisi duniawi, melainkan dari kerinduan untuk menjaga dan meneruskan estafet perjuangan para ulama dalam membina umat Rasulullah SAW.

Saat ini yayasan menaungi beberapa unit pendidikan yang saling terintegrasi antara keilmuan agama dan ilmu pengetahuan modern.

Pendiri TGH. Syamsuddin, QH., M.Ag. (Alm)
Ketua Yayasan Abdul Gafur, QH., S.Pd.I
Peletakan Batu Pertama 20 Desember 2012
Lokasi Jl. Walter Condrad, Baamang Hulu, Sampit, Kalteng
Organisasi Induk Nahdlatul Wathan (NW) — Lombok, NTB
Sejarah

Sejarah & Latar Belakang

Kisah lahirnya sebuah pesantren dari kerinduan seorang murid kepada guru-gurunya

2012
Awal Mula Pendirian
Yayasan pertama kali didirikan, ditandai dengan peletakan batu pertama pada 20 Desember 2012. Diinisiasi oleh Ayahanda Tuan Guru Haji Syamsuddin, M.Ag. (Alm), seorang ulama yang pernah langsung menimba ilmu dari para ulama besar Nusantara.

Tujuan utama pendirian pesantren ini adalah demi "menjaga umat Rasulullah SAW" — dengan semangat yang mengakar pada cita-cita para guru beliau untuk menghidupkan ilmu, adab, dan iman di tengah masyarakat.
Dua Poros
Dua Poros Keilmuan Pendiri
Karakter dan visi pendiri dibentuk oleh dua silsilah keilmuan utama yang menjadi pondasi spiritual yayasan — dari Pulau Lombok melalui TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid (Datuk Pancor), dan dari Kalimantan Selatan melalui TGH Muhammad Zaini Abdul Ghani (Guru Sekumpul) dan TGH Ahmad Busthami.
Wasiat Spiritual
Isyarat Tiga Simbol dari Para Guru
Melalui mimpi, beliau dihadiahkan tiga benda oleh masing-masing guru sebagai isyarat spiritual yang menjadi fondasi visi besar pesantren:
Sarung
TGKH Zainuddin Abdul Majid
Simbol kesederhanaan, adab, dan identitas santri — mencerminkan pondasi moral dan kedisiplinan hidup.
Sorban
TGH Zaini Abdul Ghani (Guru Sekumpul)
Simbol kehormatan ilmu dan kewibawaan ruhaniyah — amanah menyebarkan pengetahuan dan merawat tradisi keilmuan.
Baju
TGH Ahmad Busthami
Simbol kesiapan lahiriyah mengabdi di tengah umat — sebagaimana Libaasuttaqwa (QS. Al-A'raf: 26).
Orientasi

Motto, Visi, Misi & Tujuan

Terpadu dalam Iman, Unggul dalam Ilmu, Mandiri dalam Amal.
— Motto Yayasan Al Busthomi NW —

Motto ini menjadi pijakan filosofis sekaligus arah gerak yayasan dalam menyelenggarakan pendidikan Islam terpadu — menyatukan kekuatan ruhiyah, intelektual, dan pengamalan nilai-nilai kehidupan secara nyata.

Visi

Terwujudnya generasi Muslim yang terpadu dalam keimanan, unggul dalam keilmuan, dan mandiri dalam pengamalan, sebagai bekal menghadapi tuntutan zaman.

Misi

  • Membangun sistem pendidikan terpadu yang mengintegrasikan nilai keimanan dan akhlak mulia dalam seluruh aspek kehidupan santri — baik pembelajaran formal maupun pembinaan karakter.
  • Menyelenggarakan pendidikan berkualitas yang menumbuhkan kecakapan intelektual, penguasaan ilmu agama dan umum, serta kemampuan berpikir kritis dan solutif.
  • Menanamkan budaya mandiri dan beramal nyata melalui life skill, kepemimpinan, dan pembiasaan amal ibadah dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pondok.
  • Membentuk lingkungan pendidikan yang holistik melalui sinergi pembelajaran kelas, keteladanan pembina, serta pengalaman spiritual dan sosial yang seimbang.
  • Menyiapkan generasi pemimpin umat yang mampu menjadi teladan, berlandaskan iman, ilmu, dan amal yang terarah.

Tujuan

1 Mencetak santri yang memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat serta akhlak mulia sebagai landasan hidup.
2 Menghasilkan lulusan yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, serta terampil mengaplikasikan ilmunya di masyarakat.
3 Membina kemandirian santri dalam berpikir, bersikap, dan bertindak agar mampu menghadapi kehidupan dengan penuh tanggung jawab.
4 Memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan pendidikan Islam yang berkelanjutan, inklusif, dan mampu menjawab tantangan zaman.
5 Menjadi lembaga pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter, penguasaan ilmu, dan pengamalan nilai-nilai keislaman secara menyeluruh.
Silsilah

Akar Keilmuan & Silsilah Spiritual

Dua poros ulama besar Nusantara yang menjadi fondasi keilmuan yayasan

Poros Timur
TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid
Pancor, Lombok — Pendiri Nahdlatul Wathan
Pondasi organisasi, dakwah, dan nama "Syaikh Muhammad Zainuddin NW" sebagai bentuk penghormatan
Menyatu
dalam
Pendiri
Poros Barat
TGH Zaini Abdul Ghani & TGH Ahmad Busthami
Banjarmasin & Martapura, Kalimantan Selatan
Tradisi keilmuan tasawuf, kitab klasik Kalimantan, dan nama "Al-Busthomi" untuk pesantren

Penggabungan kedua poros inilah yang melahirkan karakter unik Pondok Pesantren Al Busthomi NW — perpaduan antara tradisi NW dari Lombok dan khazanah keilmuan klasik Kalimantan, membentuk santri yang berilmu tinggi, berakhlak mulia, dan siap mengabdi di tengah umat.

Lembaga

Unit Pendidikan

Empat unit pendidikan yang saling terintegrasi di bawah satu naungan yayasan

Pendidikan Nonformal
Pondok Pesantren Al-Busthomi NW
Lembaga pendidikan salafiyah — pondasi utama pembinaan spiritual dan keilmuan agama. Santri belajar kitab kuning dengan metode klasikal, meliputi: tauhid, fiqih, nahwu, shorof, hadits, aqidah akhlak, bahasa Arab, serta tahsin dan tahfiz Al-Qur'an.
Kitab Kuning Tahfidz Pidato 3 Bahasa Hadroh & Barzanji Arabic Club Media Dakwah
Pendidikan Nonformal
Majelis Ta'lim Al-Busthomi
Pengajian rutin setiap Rabu malam (malam Kamis), terbuka untuk umum dan dibimbing langsung oleh pimpinan yayasan. Fokus pada pembacaan dan pengkajian kitab-kitab klasik berbahasa Melayu dengan pendekatan tasawuf berlandaskan aqidah Ahlussunnah wal Jamaah.
Kitab Melayu Tasawuf Terbuka Umum
Pendidikan Formal
SMP IT Al-Busthomi
Sekolah menengah pertama berbasis Islam terpadu. Seluruh siswa wajib tinggal di asrama pondok, mendapatkan kurikulum nasional sekaligus pembinaan diniyah dan life skill secara terpadu.
Kurikulum Nasional Asrama IT Terpadu
Pendidikan Formal
SMA IT Al-Busthomi
Sekolah menengah atas berbasis Islam terpadu dengan model integrasi kurikulum nasional dan pendidikan pesantren. Lulusan diharapkan cerdas, berkepribadian mulia, mandiri, dan tangguh menghadapi tantangan zaman.
Kurikulum Nasional Asrama IT Terpadu
Informasi

Data & Kontak Resmi

Nama YayasanYayasan Syaikh Muhammad Zainuddin Nahdlatul Wathan
PendiriTGH. Syamsuddin, QH., M.Ag. (Alm)
Ketua YayasanAbdul Gafur, QH., S.Pd.I
Tahun Berdiri2012
AlamatJl. Walter Condrad / Gg. TGH. Busthomi, RT.12 RW.04, Kel. Baamang Hulu, Kec. Baamang, Sampit, Kalteng 74313
Emailyayasanzainuddin.nw70@gmail.com
Websitewww.albusthomi-nw.or.id

Bergabung Bersama Kami

Jadilah bagian dari keluarga besar Pondok Pesantren Syaikh Muhammad Zainuddin NW.
Daftarkan putra-putri Anda untuk pendidikan Islam terpadu yang menyeimbangkan iman, ilmu, dan amal.